Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan – Hingga akhir tahun 2022, tepatnya tanggal 29 September. Pada tanggal 1 Oktober 2022, penulis berkesempatan menjadi salah satu peserta workshop (

) pada kegiatan pelatihan yang mendukung pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara luring di SD Negeri Pegadingan 1. Ada tiga tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini, yaitu:

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Kegiatan pelatihan berlangsung antara pukul 10.00-15.00 WIB. Ada dua (2) moderator yang didatangkan yakni Prof. Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd., M.Si. dan Prof. Prajurit. Vahyu Hari Cristiano, M.P.D.

Kertas Kebijakan Urgensi Kebijakan Untuk Menangani Ketimpangan Gender Digital

Pendampingan hari pertama dibagi menjadi 3 sesi dan pendampingan hari kedua dibagi menjadi 2 sesi. Kemudian ditutup dengan praktik baik dengan pembelajaran simulasi dan presentasi video pada hari ketiga sebelum acara berakhir. Agar lebih jelas, maka keterlibatan tabel kegiatan akan diuraikan tersendiri seperti pada tabel berikut.

Awalnya fasilitator mengajak kami untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan teknologi digital di sekolah tersebut (Sekolah Dasar Negeri yang terletak di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten). Beberapa pilihan sekolah antara lain: a) ketersediaan jaringan internet; b) ketersediaan peralatan atau laptop; c) ketersediaan proyektor; d) sebagian besar menguasai SDM IT; f) Mahasiswa (khususnya kakak kelas) dapat cepat beradaptasi dengan teknologi/IT.

Sedangkan permasalahan berdasarkan hasil sertifikasi bersama antara lain: a) lokasi sekolah yang jaringan internetnya lemah; b) sebagian besar siswa tidak memiliki alat elektronik (mobile devices/komputer); c) Masih adanya anak yang kurang menguasai teknologi (menggunakan perangkat digital).

Hal di atas menjadi tantangan bagi para pendidik dan warga pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran terkait keterampilan literasi dalam konteks literasi digital.

Vol 6 (2023): Penguatan Kewarganegaraan Digital Melalui Literasi Digital Dalam Pendidikan

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), literasi tidak hanya diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup masyarakat.

Literasi digital mencakup berbagai pengetahuan dan keterampilan untuk mencari, menggunakan, menciptakan informasi, mengevaluasi dan memanfaatkan dengan baik media, alat atau jaringan komunikasi digital untuk mendorong komunikasi dan interaksi dalam kehidupan bermasyarakat, dengan cara yang cerdas, akurat, terinformasi, benar dan legal. . tim GLN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017).

Mengevaluasi proses kegiatan pembelajaran berbasis digital khususnya untuk keperluan pengajaran di sekolah, dengan menggunakan berbagai aplikasi, website dan lain sebagainya sebagai bahan ajar, sarana pembelajaran. Penulis merasa bersyukur latihan ini sangat bermanfaat.

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Begitu pula penulis juga mempelajari cara membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan memanfaatkan berbagai teknologi digital yang ada. Pengalaman pembelajaran tambahan yang berharga diperoleh dengan mengamati guru-guru unggul dari berbagai sekolah yang berpartisipasi dalam latihan ini untuk melakukan simulasi pengajaran berbasis digital dan merefleksikan kegiatannya.

Telisik 33: Urgensi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru

Salah satu pembelajaran dari lokakarya hari pertama hingga hari ketiga mengacu pada pemanfaatan teknologi digital dan penerapan kurikulum gratis dalam proses pembelajaran.

Terdapat berbagai platform pembelajaran berbasis digital yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya untuk membuat media gambar atau video kita bisa menggunakan Ms. Power Point, YouTube, Canva, Google Slide, dan VM

). Selain itu, kita bisa menggunakan bagian belakang. Excel, Google Formulir, atau Ms. Kata-kata sebagai sarana penyelesaian proses penilaian/penilaian/evaluasi.

Dalam menyusun LKPD (lembar kerja siswa), guru dapat menggunakan Pn. Mandor, Ny. Gunakan Excel, atau platform digital lain yang bisa langsung digunakan

Buku Urgensi Organisasi Digital Di Sektor Publik

Ketika pembelajaran dilakukan secara asinkron atau ketika guru memerlukan penjelasan virtual, papan online dapat digunakan melalui platform/aplikasi Nota, Jamboard, Zoom atau Google Meet.

Tidak hanya itu, ada berbagai teknologi pembelajaran digital yang bisa kita manfaatkan sebagai sarana diskusi atau kerja kelompok, misalnya Kahoot, Google Docs, Google Slides, Google Classroom atau Zoom. Untuk mengatur kehadiran, siswa juga dapat menggunakan Google Form atau Ms. melampaui.

Kegiatan lain seperti pengacakan atau keharusan membagi siswa ke dalam kelompok tertentu dapat menggunakan Wheelofnames. Sementara itu, media tampilan yang bisa digunakan guru beragam, misalnya Canva, video, atau Power Point.

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Pemanfaatan teknologi juga sangat penting untuk memandu perkembangan dan kemajuan proses pembelajaran ke arah yang lebih baik.

Peran Dan Urgensi Dalam Masyarakat Modern

Dengan menggunakan berbagai jenis media atau website yang ada, kita sebagai guru dapat memanfaatkannya agar proses pembelajaran menjadi lebih hidup, bermakna dan pastinya menyenangkan.

Adaptasi teknologi sangat diperlukan saat ini, sehingga melalui pelatihan tiga hari ini penulis merasa bersyukur karena tidak hanya dapat melahirkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman, relasi dan ide untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kreatif. Berbekal ilmu dan pengalaman. Terima kasih banyak atas kesempatan emas ini!

Merupakan suatu kehormatan besar untuk mendapat kesempatan berpartisipasi dalam lokakarya ini. Peran teknologi dalam mencapai tujuan pembelajaran sangatlah penting. Hal istimewa lainnya adalah makna yang terakumulasi selama pembelajaran.

Keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar sangatlah penting. Guru tidak hanya sekedar memberikan isi, namun juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan yang ada sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa.

Workshop Researcher Digital Id: Urgensi Dan Optimalisasi

Yang sangat membantu guru dalam prosesnya. Pada screenshot di atas, siswa dapat berinteraksi secara langsung meskipun pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. Platform pembelajaran ini bersifat interaktif sehingga dapat digunakan sebagai bahan belajar maupun kuis dan permainan untuk menghidupkan lingkungan kelas. Adanya ilustrasi dan animasi juga meningkatkan minat belajar siswa karena tidak terkesan membosankan.

Hal sederhana seperti sebuah pertunjukan tidak lagi sebatas pencatatan manual yang bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan menggunakan aplikasi atau platform digital, sehingga terasa lebih mudah, efisien dan efektif.

Berbekal pengalaman sebelumnya yang dipadukan dengan penguatan langsung setelah mengikuti lokakarya ini, penulis semakin percaya diri untuk menerapkan pembelajaran semaksimal mungkin. Memanfaatkan berbagai platform digital telah menjadi suatu kebutuhan dan bukan sekedar keinginan.

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Dalam praktiknya, penulis telah mengimplementasikan banyak platform, aplikasi dan website dalam proses pembelajaran di sekolah dasar pada berbagai mata pelajaran seperti matematika, PPKN, IPA dan bahasa Indonesia.

Urgensi Koperasi Digital Untuk Milenial

Seperti yang dijelaskan oleh Fitriani, S., (2023) dalam artikelnya “Belajar IPA Jadi Lebih Menyenangkan dengan Virtual Lab”, penulis mengimplementasikan platform/aplikasi digital.

Praktik baik lainnya yang diterapkan oleh penulis antara lain mata pelajaran matematika di kelas bawah.

Dengan menggunakan praktik baik di atas, penulis membagi mereka menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dalam pertanyaan-pertanyaan dari Wordwall. Hal ini juga meningkatkan pemikiran kritis siswa, kolaborasi dan komunikasi selama pembelajaran. Selain itu, melalui ini secara tidak langsung kami memulai proses adaptasi teknologi kepada siswa.

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan di Indonesia dari UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional no. Sesuai dengan tujuan pendidikan yang tercantum dalam 20 Tahun 2003. Tujuan mewujudkan peserta didik menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab dapat diperkuat melalui pemanfaatan teknologi.

Pjj: Refleksi Darurat Literasi Digital Pendidikan 4.0 Selama Pandemi Covid 19

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memungkinkan berkembangnya nilai-nilai moral dan agama, akses informasi yang lebih luas, pembelajaran yang kreatif dan mandiri serta partisipasi demokratis dalam lingkungan digital.

Selain itu, dalam penerapan kurikulum mandiri saat ini, integrasi teknologi dalam pendidikan di tingkat dasar juga sejalan dengan upaya penguatan profil siswa Panchsheela dan penggunaan pembelajaran yang berdiferensiasi. Program tersebut bertujuan untuk membangun karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan memberikan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pribadi siswa.

Santri Pancasila merupakan pembelajar sepanjang hayat peserta didik Indonesia yang mempunyai kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila, enam ciri utama: beriman, Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, keberagaman universal, gotong royong, merdeka, berakal sehat dan kreatif (Zikhron, 2021) .

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Integrasi teknologi dalam pendidikan di tingkat dasar dapat memperkuat profil peserta didik Pancasila dan memperkuat pemanfaatan pendidikan yang beragam. Teknologi tersebut membantu menyampaikan nilai-nilai Panaxila secara unik dan menarik, serta memberikan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan pribadi siswa.

Urgensi Perempuan Muslim Dalam Literasi Digital

Namun, pendekatan ini harus diterapkan dengan cara yang terinformasi dan perhatian harus diberikan pada prinsip-prinsip etika dan keberagaman siswa. Hal ini juga melatih guru agar penerapan teknologi mendukung perkembangan siswa secara holistik.

Pada intinya, pendidikan adalah sebuah proses dan teknologi adalah sebuah alat. Teknologi dalam pendidikan bukan hanya tentang penggunaan perangkat keras

, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, akses dalam pendidikan. Namun perlu diperhatikan bahwa perkembangan teknologi dengan segala kecanggihannya tidak serta merta menggantikan peran guru sebagai anjing pendidikan dalam memberikan bimbingan, inspirasi dan sikap yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Kita dapat menggunakan teknologi dalam pendidikan sebagai sumber pendukung proses pembelajaran dan sebagai sumber daya utama dalam konstruksi.”

Urgensi Penguatan Instrumen Perlindungan Hukum Konsumen Di Era Digital

Dengan langkah yang tepat, teknologi digital akan menjadi kunci untuk menjadikan pendidikan masa depan lebih dinamis dan efektif, sehingga berkontribusi besar dalam mencapai cita-cita dan tujuan pendidikan. Selamat Dies Natalis ke-33 Universitas Telekomunikasi.

Terakhir, penulis mengikuti lomba copywriting untuk memeriahkan kegiatan Dies Natalis Telkom University ke-33 yang diselenggarakan oleh Direktur Pusat Teknologi Informasi Telkom University, Sekretariat dan Direktur Perencanaan Strategis serta Direktur Pemasaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru.

Saya menulis untuk mengungkapkan, bukan untuk mengesankan. Kadang-kadang saya menulis tentang kehidupan, cinta, pendidikan, tetapi kebanyakan puisi atau pemikiran acak, dan beberapa bagian dari galeri saya. 🦋 Pendidikan adalah salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sistem pendidikan yang baik dan terlaksana merupakan kunci untuk menghasilkan generasi pemimpin bangsa yang cerdas, beretika, dan berkualitas.

Urgensi Teknologi Digital Dalam Pendidikan

Dengan demikian, melalui pendidikan lahirlah peradaban yang tinggi dan maju dalam masyarakat. Seiring berkembangnya zaman, teknologi menuntun berbagai aspek kehidupan termasuk bidang pendidikan.

Urgensi Pendidikan Karakter Untuk Anak Generasi Digital

Keterlibatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan membawa perubahan pada aktivitas proses pembelajaran. Perguruan tinggi hendaknya menyediakan proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai pusat pembelajaran tambahan.

Melalui program digitalisasi, civitas akademika perguruan tinggi memiliki sumber daya fisik yang lebih luas tanpa dibatasi oleh keterbatasan pendidikan formal.

Teknologi informasi dalam pendidikan, teknologi dalam pendidikan, perkembangan teknologi dalam pendidikan, peran teknologi dalam pendidikan, teknologi terkini dalam pendidikan, penggunaan teknologi dalam pendidikan, teknologi pendidikan dalam pembelajaran, manfaat teknologi dalam pendidikan, contoh teknologi dalam pendidikan, urgensi evaluasi dalam pendidikan, pengertian teknologi dalam pendidikan, urgensi psikologi pendidikan dalam pembelajaran

Leave a Comment