Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli – Yogyakarta, PSKK UGM – Saat ini dunia belum lepas dari wabah Covid-19, bahkan kasusnya masih terus meningkat di banyak negara, termasuk Indonesia. Kekhawatiran nyata mengingat lonjakan kasus ini adalah lumpuhnya layanan medis karena terbatasnya kapasitas fasilitas dan sumber daya medis untuk merawat pasien. Jika hal ini terjadi, maka permasalahan tingginya angka kematian akibat Covid-19 dan penyakit lain yang tidak diobati tidak dapat dihindari. Hingga akhir Agustus 2021, jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 4,51 juta jiwa. Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 4,08 juta orang dan meninggal sebanyak 132.000 orang.

Tingkat kematian yang tinggi selama epidemi mempengaruhi ukuran dan struktur populasi bumi. Misalnya, pada awal epidemi, sebagian besar kematian akibat COVID-19 terjadi pada kelompok lansia, sehingga komposisi penduduk di suatu daerah bisa saja berubah. Kajian rinci mengenai catatan dan data resmi mengenai perubahan struktur penduduk akibat pandemi COVID-19 belum dipublikasikan karena banyak energi dan sumber daya yang dicurahkan untuk memerangi pandemi COVID-19. Saat ini tidak ada lagi kelompok umur tertentu, namun hampir semua kelompok umur yang meninggal karena COVID-19, sehingga masyarakat semakin khawatir dan khawatir, terutama terhadap tingginya angka kematian yang akan menurunkan jumlah penduduk.

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Dalam kasus seperti itu, teori lama Thomas Malthus muncul di benak kita. Pada akhir abad ke-17 (1798), Malthus menuliskan pemikirannya dalam sebuah esai yang provokatif: “Esai tentang Teori Kependudukan yang Mempengaruhi Reformasi Masyarakat di Masa Depan.” Malthus prihatin dengan ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan ketersediaan pangan. Malthus mencatat bahwa pertumbuhan penduduk yang mengikuti urutan geometris (misalnya 2 hingga 4, 4 hingga 8, 8 hingga 16, dll.) tidak akan didukung oleh kapasitas produksi pangan yang mengikuti urutan numerik (misalnya 1 hingga 1 hingga 1). 2, 3, 4 dst.). Matthews kemudian menjelaskan bahwa seiring bertambahnya populasi, persaingan antar individu menjadi semakin ketat. Situasi ini semakin diperparah dengan adanya faktor-faktor katastropik seperti periode penyakit, epidemi, dan bencana besar yang dapat memusnahkan populasi. Malthus mengemukakan dua hal untuk menjaga keseimbangan antara laju pertumbuhan penduduk dan ketersediaan pangan, yaitu pengendalian preventif dan pengendalian positif. Pengendalian preventif merupakan upaya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, misalnya dengan mencegah perkawinan dan membatasi jumlah kelahiran. Pengendalian positif adalah pengendalian pertumbuhan penduduk melalui cara-cara ekstrim seperti perang, wabah penyakit dan epidemi, kemiskinan dan kelaparan.

Demografi Dan Pengertian Kependudukan

Dalam konteks wabah Covid-19 dan kematian yang diakibatkannya, kehati-hatian harus dilakukan ketika menafsirkan wabah ini sebagai hasil tes yang positif. Selain itu, pemerintah di berbagai negara telah melakukan upaya penyaringan. Di Indonesia, pemerintah telah mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sejak kepala negara menyatakan pandemi pada Maret 2020, pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan tersebut didasarkan pada pembatasan aktivitas sosial masyarakat di ruang publik, seperti: B. Pendidikan dan tugas-tugas tertentu dilakukan secara online. Pembatasan transportasi berlaku karena kapasitas penumpang dan intensitas operasional, sedangkan ibadah keagamaan tidak dilaksanakan di tempat ibadah. Pembatasan juga berlaku di bidang-bidang strategis seperti kesehatan, ekonomi dan gizi, minyak pemanas dan gas alam serta kebutuhan dasar lainnya. Pembatasan ini masih berlaku hingga saat ini karena kasus COVID-19 terus bermunculan di desa-desa dan unit sub-regional. Apabila di desa dan kelurahan tidak terdeteksi adanya infeksi Covid-19, maka kegiatan dapat dilakukan di tempat umum. Namun jika terdeteksi kasus Covid-19, aktivitas di tempat umum akan dibatasi. Sejalan dengan pembatasan kegiatan sosial, pemerintah juga mengambil langkah-langkah strategis berupa pembangunan rumah sakit darurat Covid-19, tempat isolasi korban Covid-19, pendirian shelter darurat, dan tes deteksi Covid-19. Dari segi nomenklatur dan penerapannya, pembatasan ini akan diperbarui sejalan dengan perkembangan sosial terkait COVID-19. Oleh karena itu, penyebaran virus Covid-19 tidak bisa diabaikan begitu saja. Pemerintah telah mengambil tindakan pencegahan untuk meminimalkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, sehingga hanya unsur alam dan mekanisme yang membantu menjaga keseimbangan yang tidak berfungsi. Hal ini memunculkan teori “Survivor of the Fittest” karena tidak ditemukan turunan cek positif.

Menurut argumen Malthus, kontrol positif adalah bekerjanya variabel-variabel yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk dan tidak dikendalikan. Artinya, jejak-jejak pengabaian akan tetap ada hingga tercapainya pertumbuhan yang menandai adanya populasi yang kuat, sementara populasi yang tidak mampu bersaing akan hilang. Epidemi saat ini tidak bisa disebut sebagai “kebangkitan Malthus” untuk menjaga keseimbangan karena upaya sedang dilakukan untuk meminimalkan dampak kematian akibat epidemi. Upaya pengendalian sedang dilakukan untuk membatasi pergerakan orang dan mencegah penyebaran COVID-19. Upaya yang dilakukan adalah menyediakan vaksin untuk meningkatkan kekebalan masyarakat dan mendirikan rumah sakit darurat untuk menangani Covid-19. Tanpa upaya pencegahan ini, COVID-19 bisa saja menyebar lebih luas dan mengakibatkan lebih banyak kematian. Oleh karena itu, teori Malthus yang menyatakan keseimbangan antara jumlah penduduk dan ketersediaan pangan dapat dicapai melalui pengendalian positif belum ditemukan pada pandemi COVID-19.

Malthus. 1798. Esai tentang teori kependudukan yang mempengaruhi perbaikan masyarakat di masa depan. London. (http://www.ac.wwu.edu/~stephan/malthus/malthus.0.html; 10 November 2004)

* Sumini, S.Si., M.Si. | Peneliti Pusat Kajian Kependudukan dan Kebijakan UGM Ilustrasi: M. Affen Irhandi/PSKK UGM

Dinamika Penduduk: Pengertian, Faktor, Unsur

Seminar Kependudukan Populasi 8 Miliar: Memahami tren kependudukan untuk melindungi hak-hak perempuan dan mengadvokasi ketahanan demografis

[ID] Kami menggunakan cookie untuk memberikan pengunjung kami pengalaman terbaik di situs web kami. — [ID] Kami menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengunjung kami di situs web kami. Setuju / Setuju Dalam istilah sosiologi, populasi adalah sekelompok orang yang tinggal atau bertempat tinggal pada suatu wilayah geografis dan spasial tertentu.

Secara umum pengertian penduduk mencakup orang-orang yang tinggal atau bertempat tinggal tetap di suatu wilayah atau negara tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dalam pengertian lain populasi mempunyai dua pengertian, yaitu:

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Artinya, orang-orang dengan dokumen resmi yang diperbolehkan menetap dan tinggal di kawasan tersebut. Misalnya bukti kewarganegaraan tetapi lebih memilih tinggal di daerah atau wilayah lain.

Dampak Dampak Bonus Demografi Bagi Indonesia

Selain penjelasan di atas mengenai pengertian kependudukan secara umum, banyak juga para ahli yang mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian kependudukan. Berikut beberapa pendapat ahli yang mengemukakan hal tersebut, yaitu:

Menurut seorang ahli bernama Johnny Poora, pengertian penduduk dan warga negara adalah seseorang atau anggota keluarga, warga negara atau anggota masyarakat yang mempunyai tempat tinggal di suatu daerah tertentu pada suatu lokasi tertentu. mengatur waktu

Menurut DR Kartomo, ahli, penduduk adalah banyaknya orang yang tinggal atau bertempat tinggal pada suatu wilayah atau wilayah tertentu. Apabila terdapat banyak orang yang tinggal dan bermukim di suatu wilayah dan tinggal di tempat tersebut, maka mereka dapat didefinisikan sebagai warga negara tanpa memandang apakah mereka warga negara atau bukan.

Menurut ahli Ahmed Yani dan Mamat Rahmat, jumlah penduduk suatu negara atau wilayah merupakan unsur atau elemen yang sangat penting.

Gen Z Dominan, Apa Maknanya Bagi Pendidikan Kita?

Menurut Organisasi Kependudukan dan Pencatatan, pengertian penduduk adalah seseorang yang mempunyai KTP (Kartu Penduduk) dan/atau Kartu Keluarga (KK).

Menurut ahli bernama P.N.H Simanjuntak, penduduk adalah seseorang yang bertempat tinggal atau sedang bertempat tinggal di suatu negara atau wilayah.

Menurut pakar Srijanti dan A. Rahman, mereka mengartikan penduduk sebagai orang-orang yang mendiami suatu wilayah atau negara, apapun kewarganegaraannya.

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Meningkatnya jumlah penduduk yang menetap dan tinggal di suatu wilayah atau kawasan disebabkan oleh banyak faktor. Banyak faktor yang menyebabkan suatu daerah atau wilayah menjadi padat penduduknya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk, yaitu:

Pengertian Populasi: Karakteristik Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Artinya setiap laki-laki berusaha untuk meneruskan anak-anaknya. Kelahiran buah hati tentu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan suami istri yang menanti selama sembilan bulan.

Namun terlepas dari kabar baik yang diterima setiap pasangan yang mengharapkan anak, terdapat masalah yang sangat serius bagi negara dan khususnya bagi pemerintah.

Permasalahannya adalah dengan bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah, maka orang-orang tersebut akan semakin bertambah dan suatu saat pasti akan menjadi bagian dari kepadatan penduduk di wilayah atau wilayah tersebut.

Artinya kehidupan dan segala sesuatu yang mempunyai kehidupan pasti akan mengalami kematian. Meninggalnya seseorang tentu akan membuat sedih sanak saudara dan anggota keluarga.

Pengertian Desa Menurut Ahli · Fakultas Isipol Terbaik Di Sumut

Kematian memberikan manfaat bagi pemerintah dan negara dengan mengurangi biaya subsidi atau cakupan bagi penduduk. Kematian berkaitan erat dengan kesuburan, karena kematian mengimbangi kelahiran penduduk di wilayah tersebut dan mengurangi pertumbuhan penduduk.

Migrasi adalah perpindahan atau perpindahan penduduk dari satu wilayah atau wilayah ke wilayah lain. Migrasi merupakan salah satu pendorong pertumbuhan penduduk karena pemukiman manusia dapat bersifat sementara dan ada pula yang bersifat permanen. Menurut jenis imigrasinya, ada 7 jenis imigrasi, yaitu:

Ada banyak tipe populasi. Berdasarkan tipenya, penduduk dibedakan menjadi dua tipe, yaitu tipe lokasi dan tipe kewarganegaraan. Berdasarkan jenis lokasinya, penduduk kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu kelahiran dan keturunan. Tergantung pada lokasinya, ada dua tipe populasi berikut:

Pengertian Penduduk Menurut Para Ahli

Doktrin Jus Soli adalah suatu jenis penduduk yang tampaknya berdasarkan tempat lahirnya. Misalnya pada KTP (Kartu Tanda Penduduk) seseorang menyatakan bahwa ia lahir di kota Surabaya, namun KTP-nya dikeluarkan di kota Semarang dan ia berdomisili di sana.

Populasi Adalah Sekelompok Orang Di Suatu Daerah, Pahami Pengertiannya Menurut Ahli

Pengertian menurut para ahli, pengertian logo menurut para ahli, penduduk menurut para ahli, pengertian zakat menurut para ahli, pengertian housekeeping menurut para ahli, pengertian insomnia menurut para ahli, pengertian apotek menurut para ahli, pengertian smartphone menurut para ahli, pengertian religius menurut para ahli, pengertian pertumbuhan penduduk menurut para ahli, pengertian jumlah penduduk menurut para ahli, pengertian kolaborasi menurut para ahli

Leave a Comment