Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli – 1. Bambang Sugino (2012: 1.14) juga menyatakan bahwa gerak motorik halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian tubuh saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil seperti jari tangan dan otot bisep.

2. Dini P dan Daeng Sari (1996:72) Keterampilan motorik halus adalah kegiatan motorik yang melibatkan aktivitas otot kecil atau halus. Gerakan ini memerlukan koordinasi mata-tangan serta pengendalian motorik yang baik sehingga memungkinkan gerakan yang tepat dan akurat.

Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

3.Elizabeth B. Harlock (1998:39) mengemukakan bahwa perkembangan motorik pada anak merupakan suatu proses pematangan yang berkaitan dengan aspek diferensial bentuk atau fungsi, termasuk perubahan sosial dan emosional. Proses motorik merupakan gerak yang berhubungan langsung dengan gerak otot dan memerlukan mekanisme yang memungkinkan seseorang menggerakkan bagian tubuhnya (lengan, tungkai, dan anggota badan).

Baby Gym: Pengertian Dan Manfaatnya Bagi Anak — Bright Little Stars

4. Cartini Cartono (1995: 83) Keterampilan motorik halus adalah ketangkasan, ketangkasan dan ketenagakerjaan jari-jari tangan dan pergelangan tangan serta otot-otot wajah.

5. Magill Richard (1989: 103) mengatakan bahwa keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang memerlukan pengendalian otot-otot kecil pada tubuh untuk mencapai suatu tujuan keterampilan.

6. Sumantri (2005: 143) menyatakan bahwa keterampilan motorik halus mengatur penggunaan sekelompok otot kecil seperti jari tangan dan tangan yang seringkali memerlukan ketelitian dan koordinasi tangan-mata.

7. Yudha M Saputra dan Rudyanto (2005: 118) menjelaskan bahwa motorik halus adalah kemampuan anak dalam melakukan aktivitas otot halus (kecil) seperti menulis, menekan, menggenggam, menggambar, menyusun balok dan meletakkan kelereng. Perkembangan motorik pada anak terbagi menjadi dua kategori, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Keterampilan motorik kasar merupakan kemampuan anak dalam menggerakkan seluruh bagian tubuh dan memerlukan berfungsinya otot inti seperti lengan dan kaki.

Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Kemampuan duduk, berdiri, berjalan, dan berlari memerlukan keterampilan motorik kasar. Jika terus dilatih, anak dapat mengembangkan kemampuan tersebut sehingga dapat melakukan aktivitas seperti bersepeda dan berenang.

Sedangkan motorik halus merupakan kemampuan anak dalam melakukan gerakan-gerakan ringan dan tugas sehari-hari. Keterampilan motorik halus diperlukan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan otot-otot halus atau pangkal tangan. Otot-otot ini berperan penting dalam aktivitas yang melibatkan tangan dan jari, seperti:

Keterampilan motorik halus anak akan berkembang seiring bertambahnya usia anak. Antara usia nol hingga enam bulan, bayi akan mulai belajar memantau pergerakan jarinya. Mereka mulai memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya. Pada usia ini, bayi juga akan belajar memegang tangan dan mengambil mainan.

Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

Terdapat hubungan erat antara perkembangan motorik anak, motorik kasar dan halus, serta perkembangan pusat motorik di otak. Keterampilan motorik akan berkembang seiring dengan matangnya saraf dan otot. Oleh karena itu, gerakan sederhana sekalipun yang dilakukan anak sebenarnya merupakan hasil pola interaksi kompleks berbagai bagian tubuh dan sistem yang dikendalikan oleh otak.

Teori Perkembangan Peserta Didik Yang Perlu Guru Ketahui

Oleh karena itu, otaklah yang berfungsi sebagai bagian dari sistem saraf yang mengendalikan dan mengendalikan seluruh aktivitas fisik dan mental seseorang.

Mengenai pengertian motorik halus pada anak, banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian motorik halus. Berikut beberapa pendapat tersebut:

Menurut Bambang Sugiono, gerak motorik halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil seperti gerakan jari tangan dan pergelangan tangan halus.

Keterampilan motorik halus mengatur penggunaan sekelompok otot kecil seperti jari tangan dan tangan yang seringkali memerlukan ketelitian dan koordinasi tangan-mata, kata Sumantri.

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Daun

Yoda M menjelaskan. Saputra dan Rudoyanto mengatakan motorik halus adalah kemampuan anak dalam menggunakan otot-otot halus untuk melakukan aktivitas seperti menulis, menekan, menggenggam, menggambar, meletakkan balok, dan meletakkan kelereng.

Elizabeth B berkata: Harlock berpendapat bahwa perkembangan motorik pada anak merupakan proses pematangan yang berkaitan dengan aspek diferensial bentuk atau fungsi, termasuk perubahan sosial dan emosional. Proses motorik adalah gerakan di mana otot terlibat dalam gerakan langsung, yaitu proses yang memungkinkan seseorang menggerakkan bagian tubuh, seperti lengan, kaki, dan bagian tubuh lainnya.

Menurut Denny B dan Daeng Sary, keterampilan motorik halus merupakan aktivitas motorik yang melibatkan aktivitas otot kecil atau polos. Gerakan ini memerlukan koordinasi mata-tangan serta kontrol gerakan yang baik sehingga memungkinkan terjadinya ketelitian dan ketepatan gerakan.

Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

Keterampilan motorik halus dapat dilatih dan dikembangkan pada anak melalui berbagai kegiatan yang dapat memberikan rangsangan dan dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.

Pengembangan Motorik Halus Pada Karya Seni Kolase Pada Anak Usia Dini

#Sastra untuk menuntut ilmu #Sastra sebelum ilmu #Sastra #Al-Qur’an 30 bagian #Generasi Al-Qur’an #Prioritas membaca Al-Qur’an #Belajar Al-Qur’an #Tanpa Al-Qur’an #Menghafal Al-Qur’an Alquran #sekolahislam #sekolahhafal

Leave a Comment