Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli – Beberapa ahli teori mengatakan bahwa komunikasi dengan diri sendiri adalah komunikasi interpersonal. Menurut pandangan ini, komunikasi interpersonal terjadi apabila pengirim dan penerima pesan adalah orang yang sama. Beberapa peneliti telah mengembangkan hubungannya dengan memasukkan perilaku kognitif, entitas mental, serta pengetahuan dan proses yang umumnya dikaitkan dengan asosiasi dan perbandingan.

Di kalangan ilmuwan, istilah interpersonal mempunyai arti yang berbeda-beda. Yang pertama adalah istilah interpersonal yang umumnya mengacu pada perilaku kognitif. Dan yang kedua adalah komunikasi interpersonal yang mengacu pada proses komunikasi internal seperti menafsirkan pesan yang diungkapkan orang lain, menentukan tujuan dan strategi, risiko diri, penemuan diri, dan penipuan diri. Dari sudut pandang psikologi komunikasi, komunikasi interpersonal diartikan sebagai proses pengolahan informasi yang meliputi emosi, persepsi, ingatan, dan pemikiran.

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Di sini, manusia dianggap sebagai pengolah informasi ketika perilaku manusia merupakan hasil dari strategi pemrosesan informasi logis yang memandu pengkodean, penyimpanan, dan pengambilan informasi (Rehmat, 2001: 29).

Proses Komunikasi Dan Pengertiannya

Dari ulasan singkat di atas terlihat bahwa komunikasi interpersonal erat kaitannya dengan psikologi kognitif. Psikologi kognitif adalah studi ilmiah tentang otak manusia sebagai pengolah informasi. Psikolog kognitif berupaya membangun model kognitif dari pemrosesan informasi yang terjadi di otak manusia, termasuk persepsi, perhatian, bahasa, memori, pemikiran, dan kesadaran. Kognisi mengacu pada proses mengurangi, memperkuat, mengubah dan menyimpan rangsangan. Kognisi juga mengacu pada apa yang terjadi di otak manusia yang menyebabkan kita berperilaku tertentu. Untuk itu para ahli mencoba mengungkap misteri komunikasi interpersonal melalui berbagai teori yang berkaitan dengan aspek kognitif individu.

Menurut Marion Denton dan Elaine de Jelley, terdapat 4 (empat) teori komunikasi interpersonal yang menekankan pada aspek kognitif dan interpersonal dalam komunikasi, teori logika desain pesan, teori adaptasi komunikasi, teori pengurangan ketidakpastian, dan teori pelanggaran harapan. Keempat teori ini menekankan proses internal yang berfungsi sebagai pendahulu penciptaan makna yang sangat pribadi. Setiap perspektif berhubungan dengan konteks komunikasi yang berbeda dan menggambarkan proses internal yang diperlukan untuk menyampaikan makna pribadi dalam pesan yang berbeda. Oleh karena itu, komunikasi interpersonal memegang peranan yang sangat penting dalam berbagai bidang komunikasi.

Teori komunikasi interpersonal lainnya menekankan memori sebagai bagian dari proses pemrosesan informasi. Menurut Rahmat (2001), memori memegang peranan penting dalam komunikasi interpersonal, terutama dalam mempengaruhi persepsi dan pemikiran. Rahmat menambahkan, kajian tentang memori membawa kita pada psikologi kognitif, khususnya pada model manusia sebagai pengolah informasi. Dalam hal ini, Robert T. Craig merekomendasikan agar para ahli komunikasi mempelajari lebih lanjut psikologi kognitif untuk menganalisis pesan dan menemukan cara baru dalam memproses pesan (Rahmat, 2010: 62). Teori komunikasi interpersonal yang menekankan pada memori adalah teori repetisi, teori interferensi, dan teori pemrosesan informasi.

Teori desain pesan merupakan teori komunikasi organisasi yang dicetuskan oleh Daniel O’Coffey (1988). O’Kafee mengembangkan teori ini untuk mengeksplorasi dan memahami dilema yang dihadapi komunikator ketika menghadapi konflik atau konfrontasi dengan orang lain dalam situasi tersebut. O’Kafee berpendapat bahwa orang menciptakan jenis pesan yang berbeda karena orang mempunyai pemikiran yang berbeda tentang komunikasi. Teori ini menghubungkan komunikasi dengan proses penciptaan pesan. Dengan kata lain, orang-orang dengan keyakinan berbeda tentang sifat dan fungsi komunikasi menciptakan jenis pesan yang berbeda.

Pdf) Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Dalam Diklat

Teori penyesuaian komunikasi merupakan teori yang berkaitan dengan teori identitas sosial yang menyatakan bahwa orang menyesuaikan komunikasinya dengan cara yang meminimalkan perbedaan sosial. Selain berkaitan dengan teori identitas sosial, teori adaptasi komunikasi juga berkaitan dengan teori psikologi sosial lainnya seperti teori ketertarikan, teori proses pertukaran sosial (social exchange theory), teori proses sifat kausal (trait theory) dan perbedaan antarkelompok. Ada sebuah teori. Teori adaptasi komunikasi juga digunakan dalam komunikasi antar budaya, komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi, dll.

Teori adaptasi komunikasi yang dikembangkan oleh Howard Giles dan rekan-rekannya pada awalnya disebut teori adaptasi wicara. Teori adaptasi komunikasi memberikan kerangka informatif untuk memahami bagaimana kita mengadaptasi komunikasi kita ketika berinteraksi dengan orang lain. Secara umum, Giles dan rekan-rekannya berpendapat bahwa ketika kita berinteraksi dengan orang lain, setiap orang menyesuaikan atau memodifikasi pola bicaranya atau memvariasikan bahasa yang digunakan.

Teori penyesuaian komunikasi mengkaji berbagai alasan orang menekankan atau meminimalkan perbedaan sosial antara dirinya dan pasangannya melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Teori kompatibilitas komunikasi berkaitan dengan hubungan antara bahasa, konteks dan identitas. Teori ini berfokus pada faktor antarkelompok dan antarpribadi yang mengarah pada adaptasi, serta cara kekuatan, konteks makro, dan konteks mikro mempengaruhi perilaku komunikasi.

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Beberapa prinsip dan konsep dari teori identitas sosial juga dapat digunakan dalam teori pencocokan komunikasi. Dipengaruhi oleh psikologi sosial, teori komunikasi pencocokan mempunyai beberapa asumsi sebagai berikut:

Komunikasi Interpersonal Adalah Komunikasi Yang Libatkan Dua Individu Atau Lebih

 Semua percakapan mempunyai persamaan dan perbedaan dalam tuturan dan tingkah lakunya.  Cara kita memandang perkataan dan perilaku orang lain menentukan evaluasi kita terhadap percakapan tersebut.

 Bahasa sebagai alat komunikasi dan perilaku mempunyai kemampuan untuk mengkomunikasikan status sosial dan berhubungan dengan kelompok antar orang dalam percakapan.  Standar memandu proses akomodasi, yang bervariasi sesuai dengan tingkat kesesuaiannya.

Teori ini menjelaskan dua proses adaptif utama, konvergensi dan divergensi. Konvergensi mengacu pada strategi di mana orang beradaptasi dengan perilaku komunikasi satu sama lain untuk mengurangi perbedaan sosial. Sedangkan keberagaman mengacu pada situasi di mana orang menonjolkan perbedaan komunikasi non-verbal antara dirinya dan pasangannya. Terkadang ketika orang mencoba melakukan konvergensi, mereka menjadi berpuas diri, dan meskipun memiliki niat terbaik, konvergensi dapat dilihat sebagai integrasi.

Charles Berger dan Richard Calabrese (1975) merumuskan teori pengurangan ketidakpastian untuk menjelaskan bagaimana komunikasi digunakan untuk mengurangi ketidakpastian antara orang asing yang terikat pada percakapan pertama mereka. Peneliti sebelumnya telah menggunakan perspektif empiris dari perspektif komunikasi interpersonal. Hipotesis yang dikembangkan berasal dari prinsip psikologi sosial. Kurangnya perhatian terhadap proses komunikasi interpersonal membuat Berger dan Calabrese merumuskan hipotesis terkait perilaku komunikasi langsung.

Teori Komunikasi Intrapersonal Menurut Para Ahli

 Orang mengalami ketidakpastian dalam konteks interpersonal.  Ketidakpastian tidak menyenangkan dan menciptakan stres kognitif.  Ketika orang asing bertemu, perhatian utama mereka adalah mengurangi ketidakpastian atau meningkatkan prediktabilitas.  Komunikasi interpersonal merupakan proses perkembangan yang berlangsung dalam beberapa tahap.  Komunikasi interpersonal adalah cara utama untuk mengurangi ketidakpastian.  Jumlah dan sifat informasi yang dibagikan orang berubah seiring waktu.  Perilaku masyarakat dapat diprediksi secara hukum.

Selain menjelaskan kebutuhan seseorang akan ruang dan privasi, teori ekspektasi-pelanggaran juga membuat prediksi yang lebih akurat tentang bagaimana seseorang akan menghadapi suatu pelanggaran. Sebelum membuat prediksi tentang timbal balik atau kompensasi, individu perlu mempertimbangkan tiga konsep kunci dalam teori ekspektasi-pelanggaran, yaitu ekspektasi, potensi pelanggaran, dan potensi komunikasi penghargaan.

Teori atrisi berpendapat bahwa ingatan manusia menurun seiring berjalannya waktu. Melalui serangkaian eksperimen, William James dan Benton Jay Underwood membuktikan bahwa semakin banyak kita mengingat, semakin buruk pula ingatan kita. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa waktu tidak selalu dapat menyita ingatan kita, tetapi juga merusak berbagai faktor lainnya (Rahmat, 2010: 65).

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Teori intervensi menggambarkan ingatan sebagai kanvas dan pengalaman sebagai lukisan di atas kanvas tersebut. Jika kita sudah melukis sebuah pemandangan di atas kanvas dan kemudian mencoba mendaftarkan gambar manusia, maka gambar manusia tersebut akan menimpa gambar pertama. Ini disebut intervensi.

Perbedaan Komunikasi Intrapersonal Dan Interpersonal

Contoh lainnya adalah ketika kita berhasil menghafal halaman pertama rumus matematika. Kemudian kami melanjutkan menyimpan halaman kedua dan selesai. Namun, ingatan kita terhadap rumus matematika di halaman tersebut berkurang. Cara ini disebut pencegahan retroaktif.

Contoh lainnya adalah, seperti dijelaskan dalam teori penghindaran, semakin banyak kita mengingat, semakin buruk pula ingatan kita. Ketika saya masih di sekolah, seorang teman bercanda tentang ujian. “Semakin kita menyimpan, semakin kita lupa,” ujarnya. Tetapi jika kita tidak mengingat sesuatu, maka kita tidak melupakannya.” Inilah yang disebut dengan larangan preventif (Rahmat, 1380: 65).

Teori pemrosesan informasi merupakan paradigma psikologi kognitif yang memandang otak manusia ibarat komputer dalam memproses informasi. Secara ringkas proses pengolahan informasi adalah informasi pertama-tama disimpan di dalam sensory storage area atau tempat penyimpanan sensorik, kemudian masuk ke memori jangka pendek atau short-term memory, kemudian dilupakan atau dikodekan hingga disimpan dalam jangka panjang. . . Memori mencakup jangka panjang atau jangka panjang. Smriti (Rahmat, 1380: 66).

Mempelajari teori komunikasi interpersonal dapat memberikan banyak manfaat, termasuk memahami latar belakang teori komunikasi interpersonal yang sebagian besar berakar pada pendekatan psikologi kognitif. Selain itu, beberapa prinsip komunikasi interpersonal yang diungkapkan para ahli juga dapat dipahami. Menurut DeVito (1989)  penyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan efek yang berbeda-beda. Dan saya melihat peluang. Menurut (Molyana, 2000, hal. 73) memberikan umpan balik segera  komunikasi tatap muka antar orang, yang memungkinkan setiap peserta menerima tanggapan orang lain secara langsung, verbal atau non-verbal. Komunikasi interpersonal hanyalah komunikasi antara dua orang, misalnya suami istri, dua rekan kerja, dua sahabat dekat, seorang guru dan seorang murid, dan sebagainya.

Pengertian Komunikasi: Karakteristik, Sejarah, Unsur Dan Macam Macam

Menurut Effendi, komunikasi pada hakikatnya bersifat interpersonal: komunikasi antara penerima dan penerima, komunikasi jenis ini merupakan jenis komunikasi yang paling efektif dalam upaya mengubah sikap, pendapat atau perilaku seseorang. dari sebuah percakapan.  Arusnya terbalik

Pengertian komunikasi intrapersonal menurut para ahli, komunikasi interpersonal menurut para ahli, pengertian psikologi komunikasi menurut para ahli, pengertian etika komunikasi menurut para ahli, pengertian ilmu komunikasi menurut para ahli, pengertian sosiologi komunikasi menurut para ahli, teori komunikasi interpersonal menurut para ahli, pengertian komunikasi menurut para ahli, definisi komunikasi menurut para ahli, pengertian komunikasi pemasaran menurut para ahli, pengertian komunikasi menurut para ahli dan sumber, pengertian desain komunikasi visual menurut para ahli

Leave a Comment