Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli

Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli – Angela T. (1991): “Penilaian kelas adalah metode sederhana yang dapat digunakan guru untuk mengumpulkan umpan balik, sejak dini dan sering, tentang bagaimana siswanya mempelajari apa yang diajarkan kepada mereka.” Penilaian kelas adalah metode sederhana yang dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik sebelum dan sesudah pengajaran mengenai seberapa baik siswa telah mempelajari apa yang telah diajarkan kepada mereka. Angelo, T., (1991). Sepuluh bagian sederhana: Menilai pembelajaran tingkat lanjut dalam empat dimensi. Penelitian Kelas: Pelajaran Awal untuk Sukses. Arah baru dalam belajar mengajar (№46), musim panas, 17-31.

Menurut James A. Mack. Longlin dan Rena B.Lewis (1994). “Suatu proses pengumpulan data yang sistematis tentang seorang anak, yang digunakan untuk menentukan kekuatan dan kesulitan yang dihadapi seseorang sebagai alat untuk menentukan apa yang mereka butuhkan. Berdasarkan informasi tersebut, guru akan mampu mengembangkan kurikulum yang realistis berdasarkan realitas sasaran. Terry Overton (2008): Penilaian adalah proses pengumpulan informasi untuk memantau kemajuan dan, jika perlu, membuat keputusan pendidikan. Sebagaimana dinyatakan dalam definisi saya tentang pengukuran, penilaian mungkin melibatkan pengukuran atau mungkin juga menggunakan berbagai metode seperti observasi, wawancara, pemantauan perilaku, dll). Overton, Terry. (2008). Penilaian siswa berkebutuhan khusus: Pendekatan terapan (Edisi ke-7). Universitas Texas-Brownsville.

Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli

Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa penilaian adalah suatu proses sistematis pengumpulan data dan informasi tentang peserta didik yang berfungsi memantau pencapaian hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran sehingga dapat mengidentifikasi kekuatan dan tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. . proses pendidikan.

Course: Manajemen Kelas

B. Evaluasi Secara umum evaluasi dapat dikatakan sebagai penilaian terhadap kualitas suatu hal. Selain itu, evaluasi juga dapat dianggap sebagai suatu proses perencanaan, perolehan dan pemberian informasi yang sangat penting untuk pengambilan alternatif keputusan. Oleh karena itu, penilaian adalah suatu proses sistematis untuk menentukan atau memutuskan sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran (Purwanto, 2002). Purwanta, M.Ngalim (2009). Prinsip dan metode penilaian pengajaran. Bandung: Rosda Karya Molod.

Menurut Calongezi (1995), evaluasi adalah penilaian nilai berdasarkan hasil pengukuran. Penilaian dapat diartikan sebagai suatu proses pengambilan keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh dengan mengukur hasil belajar dengan menggunakan instrumen eksperimen dan non-eksperimental. Colongesi, James S. (1995). Pengembangan tes untuk menilai prestasi akademik siswa. Bandung: ITB.

Arikunta (2003) menemukan bahwa evaluasi adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur keberhasilan suatu program pendidikan. Arikunta, Suharsimy (2009). Dasar-dasar penilaian pendidikan (revisi). Jakarta: Boom Literasi.

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa penilaian adalah serangkaian proses sistematis dengan mengukur hasil belajar untuk mengetahui sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang digunakan untuk mengukur keberhasilan siswa dalam program pendidikan.

Hakikat Evaluasi Pembelajaran

Seni. Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan informasi, menggunakan alat dan metode yang tepat, pengambilan keputusan pendidikan tentang perencanaan dan program pendidikan untuk siswa tertentu (Jaja Raharja).

Menurut Cangelosi (1995:21), penilaian adalah penilaian terhadap nilai. Oleh karena itu, langkah selanjutnya setelah lulus tes adalah evaluasi.

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa tes adalah suatu instrumen atau prosedur yang digunakan untuk penilaian yang telah direncanakan sebelumnya untuk mengukur atau menentukan kemampuan siswa sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli

D.Pengukuran Menurut Cangelosi (1995:21), pengukuran adalah proses pengumpulan data melalui penelitian eksperimen yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan. Dalam situasi ini, guru menilai kinerja siswa dengan membaca atau mengamati apa yang dilakukan siswa, mengamati pekerjaannya, mendengarkan apa yang dikatakannya, dan menggunakan indra seperti penglihatan, pendengaran, peraba, penciuman, dan pengecapan. Colongesi, James S. (1995). Pengembangan tes untuk menilai prestasi akademik siswa. Bandung: ITB

Kelompok 1 Konsep Dasar Evaluasi Pembelajaran 1.ali Akbar Mulyawan Elga Monicka Helencia Florentius Deo Valentino

Menurut Alvasila dan kawan-kawan (1996), pengukuran adalah suatu proses yang menggambarkan kinerja siswa dengan menggunakan skala kuantitatif (sistem angka) sedemikian rupa sehingga kualitas kinerja siswa dinyatakan dalam angka. Alvasila dan lain-lain. (1996). Glosarium istilah penilaian pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Zainul dan Nasution (2001), pengukuran mempunyai dua ciri utama, yaitu: 1) penggunaan angka atau skala tertentu; 2) menurut aturan atau rumusan tertentu. Ukuran adalah pemberian suatu angka pada karakteristik atau perilaku tertentu yang dimiliki seseorang, atau pada sesuatu yang berkaitan dengan aturan dan kata-kata yang tepat. Aturan atau kata-kata ini harus diakui secara umum oleh para ahli. Zainul, Asmawi dan Noehi Nasution (2001). Penilaian tujuan pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengukuran adalah proses pengumpulan data yang diperlukan untuk tujuan yang telah ditentukan yaitu mendeskripsikan dan mengevaluasi prestasi siswa dengan memberikan angka-angka pada sifat atau ciri-cirinya.

Guru dapat mengetahui keterampilan belajar siswa sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangannya dalam berbagai mata pelajaran yang dipelajarinya. Guru dapat mengukur seberapa baik siswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran tertentu. Guru dapat mengidentifikasi metode atau prosedur yang tepat untuk digunakan dalam pengajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai sepenuhnya.

Teori Lengkap Tentang Efektivitas Program Menurut Para Ahli Dan Contoh Tesis Efektivitas Program

Menurut Zainul & Nasution (2001), hubungan antara pengukuran, pengukuran dan evaluasi adalah sebagai berikut. Penilaian terhadap pembelajaran baru dapat dilakukan secara efektif dan akurat apabila menggunakan informasi yang diperoleh melalui tes yang menggunakan tes sebagai alat ukurnya. Namun tes tentunya hanya merupakan salah satu alat ukur yang dapat digunakan, karena informasi tentang hasil belajar juga dapat diperoleh di luar tes, misalnya melalui alat non-eksperimental seperti survei, skala penilaian, dan lain-lain. Zainul dan Nasution (2001) menjelaskan bahwa guru mengukur kemampuan siswa yang berbeda-beda. Jika guru melangkah lebih jauh dalam memaknai penilaian sebagai hasil pengukuran dengan menggunakan tolok ukur tertentu untuk menentukan nilai berdasarkan faktor-faktor tertentu, maka sudah lebih jauh lagi aktivitas guru dalam penilaian. Untuk memperjelas hubungan antara evaluasi dan penilaian, Gabel (1993) mengatakan bahwa evaluasi adalah proses menilai data atau hasil yang diperoleh dari evaluasi. Hubungan antara penilaian, evaluasi, pengukuran dan pengujian dalam hal ini ditunjukkan pada Gambar 1. Presentasi berjudul: “KONSEP DASAR, PENILAIAN BELAJAR KELOMPOK 1 1. ALI AKBAR MULYAVAN ELGA MANITZKA HELENCIA FLORENCE DEA VALENTINA Skenario”: Presentasi:

1 KELOMPOK 1 PENILAIAN BELAJAR KONSEP DASAR 1.ALI AKBAR MULYAWAN 193020217022 2.ELGA MONICKA HELENCIA 193030217031 3.FLORENTIUS DEO VALENTINO193020217022 2.ELGA MONICKA HELENCIA 193030217022 3. FLORENTIY DEO VALENTINO 193020217022 ELGA MANITSKA GELENTIA. TAL RINS SITIO 193020217006 6. VIOLENTA AFC 118 051

2 A. SIFAT PENILAIAN Penilaian pada hakikatnya adalah proses membuat penilaian terhadap nilai sesuatu. Penilaian evaluatif tidak hanya didasarkan pada hasil pengukuran (informasi kuantitatif), tetapi juga dapat didasarkan pada hasil observasi (informasi kualitatif). Penilaian dapat diartikan sebagai suatu proses sistematis untuk menentukan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran oleh siswa. Ada dua aspek penting dari definisi di atas. Pertama, evaluasi mencerminkan suatu proses yang sistematis. Kedua, penilaian mengandung makna bahwa tujuan pembelajaran ditetapkan sebelum proses belajar mengajar dimulai.

Pengertian Evaluasi Pembelajaran Menurut Para Ahli

3 Pengertian penilaian menurut ahli Ralph Tyler (dalam Suharsimi Arikunto, 2012) mengatakan bahwa penilaian adalah proses pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana, dalam kondisi apa dan sejauh mana tujuan pendidikan telah tercapai. Grondlund dan Lynn (1990) mengatakan bahwa penilaian pembelajaran adalah proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi informasi secara sistematis untuk menentukan seberapa baik tujuan pembelajaran telah dicapai. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 Ayat 21 menjelaskan bahwa evaluasi pendidikan adalah kegiatan pemantauan, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan untuk berbagai aspek pendidikan pada setiap metode, jenjang, dan jenis pendidikan. suatu bentuk tanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan.

Assessment: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Dan Contohnya

4 B. GARIS BESAR PENILAIAN Ruang lingkup penilaian dibagi menjadi 4 kelompok, yang meliputi: a) penilaian sumber daya input, meliputi penggunaan berbagai sumber daya, sumber keuangan, personel dan peralatan. b) evaluasi proses memperhitungkan pelaksanaan program, terlepas dari apakah program tersebut memenuhi rencana yang telah ditetapkan atau tidak. c) evaluasi hasil – evaluasi hasil yang diperoleh. d) penilaian dampak (impact) meliputi dampak yang dihasilkan dari program yang dilaksanakan.

5 Menurut Mantra (1997), penilaian secara umum dibagi menjadi: Kerangka penilaian yaitu. evaluasi yang dilakukan selama perencanaan program untuk memberikan informasi yang akan digunakan untuk merancang program sedemikian rupa sehingga program tersebut responsif terhadap isu atau kekhawatiran. . kebutuhan masyarakat. Evaluasi proses merupakan suatu proses yang memberikan gambaran tentang apa yang terjadi pada program dan memberikan akses terhadap aspek fisik dan struktural program. Evaluasi akhir harus memberikan informasi mengenai efektivitas program selama periode tertentu dan dimulai setelah pelaksanaan program. Evaluasi dampak program terdiri dari evaluasi efektivitas program secara keseluruhan dalam mencapai tujuannya. Evaluasi hasil adalah penilaian terhadap perubahan atau perbaikan morbiditas, mortalitas, atau hasil kesehatan lainnya pada sekelompok orang tertentu.

6 C. METODE PENILAIAN Penilaian dapat dilakukan dengan berbagai macam metode tergantung pada area yang akan dinilai dan hasil yang diharapkan. Pendekatan 360 derajat Dapatkan umpan balik ganda, yaitu selain dari pimpinan perusahaan/instansi, juga datang dari kolega dan pengguna Anda. Proses ini dilakukan setiap tahun untuk seluruh aspek organisasi untuk: memberikan umpan balik mengenai kekuatan dan kelemahan organisasi; Penetapan arah strategis pengembangan organisasi; Meningkatkan kerjasama, keselarasan antar unit organisasi, Memberikan penghargaan dan insentif atas keberhasilan; dan mempromosikan pembelajaran pendekatan berpikiran terbuka terhadap kritik. Metode analisis biaya-manfaat dilakukan dengan menentukan unsur-unsur yang menjadi bagian dari manfaat dan dikelompokkan sebagai biaya. Elemen-elemen yang berbeda ini bisa berwujud atau tidak berwujud.

7 Metode program dan kebijakan Biasanya dilakukan dengan dua cara: 1. Penilaian palsu (false assessment) Menggunakan metode deskriptif, tanpa perlu bertanya langsung kepada individu, kelompok, dan masyarakat. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan tampilan tabular, metode representasi grafis, analisis deret putus-putus, angka indeks, analisis regresi kontinu, dan analisis deret terkontrol. 2. Evaluasi formal harus dilakukan berdasarkan sasaran program/kebijakan dan para

Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli, Ayo Pelajari!

Pengertian evaluasi kinerja menurut para ahli, pembelajaran menurut para ahli, pengertian metode pembelajaran menurut para ahli, pengertian pembelajaran menurut para ahli, pengertian proses pembelajaran menurut para ahli, pengertian pendekatan pembelajaran menurut para ahli, evaluasi menurut para ahli, pengertian strategi pembelajaran menurut para ahli, evaluasi kinerja menurut para ahli, pengertian evaluasi menurut para ahli, pengertian pembelajaran bahasa indonesia menurut para ahli, evaluasi pembelajaran menurut para ahli

Leave a Comment