Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian – Taman pendidikan. Petani masyarakat pedesaan sekitar pabrik PT Semen Gresik Rembang menyelenggarakan Taman Kanak-Kanak di kawasan Edupark yang terletak di Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Wilayah Administratif Rembang, Jawa Tengah.

BERITA UTAMA NASIONAL – Penerapan praktik penambangan yang baik, dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, merupakan bagian integral dari operasional penambangan di seluruh area bisnis SIG. Termasuk pekerjaan yang dilakukan oleh PT Semen Gresik, anak perusahaan SIG di Rembang, Jawa Tengah.

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian

Hal ini sejalan dengan tiga pilar keberlanjutan yang ditetapkan perusahaan, yaitu mengedepankan solusi dan inovasi berkelanjutan, melindungi lingkungan, serta menciptakan nilai bagi karyawan dan komunitas.

Sistem Informasi Geografis Pacu Milenial Siap Hadapi Industri 4.0

“Praktik pertambangan SIG tidak sebatas memenuhi persyaratan peraturan saja, namun didasarkan pada pengakuan atas manfaat signifikan yang dapat dicapai secara berkelanjutan bagi banyak pihak, khususnya lingkungan hidup di wilayah dimana SIG beroperasi. Karena SIG menginginkannya. keseimbangan antara kinerja perusahaan (kemakmuran) dan kelestarian lingkungan (planet) serta kesejahteraan masyarakat (people). “SIG berkomitmen untuk memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat,” kata Sekretaris Perusahaan SIG Vita Mahreini. dalam siaran pers Kamis (18/05/2023)

Dalam perencanaan tambang, PT Semen Gresik selalu mengacu pada rencana tambang yang tertuang dalam AMDAL, khususnya rencana penambahan kedalaman tambang untuk menghemat air tanah. Pemantauan berkala juga dilakukan dengan menggunakan sumur pantau yang telah disediakan. Untuk mengurangi potensi dampak sosial pertambangan, PT Semen Gresik telah membangun jalur hijau selebar 50 meter di sekitar lokasi pertambangan Limbang di Jawa Tengah. Luas totalnya adalah 37 hektar.

Tanggung Jawab Terhadap Kelestarian Lingkungan PT Semen Gresik sejauh ini telah merehabilitasi lahan penambangan tanah liat seluas 3 hektar dan lahan penambangan batu kapur seluas 5,5 hektar. Selain itu, sebanyak 33 ribu 610 pohon muda seperti teh, mahoni, trembesi, sengon, johar, kesambi, bukan buah, sawo, nangka, mangga, kelengkeng, bambu ditanam perusahaan. Selain itu, PT Semen Gresik mengikutsertakan 361 petani dari enam desa sekitar yang mengelola lahan milik perusahaan seluas 119,25 hektare dan diharapkan dapat menciptakan nilai tambah ekonomi.

Vita Mahreini mengatakan dari sisi keselamatan kerja, PT Semen Gresik memiliki uraian tugas yang komprehensif, termasuk tenaga kerja yang bersertifikat dan terampil. Perusahaan juga menggunakan teknologi sistem pemantauan berkendara yang inovatif untuk memantau proses penambangan dengan memasang kamera kabin dan sensor kelelahan pada kendaraan yang beroperasi untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan dan aktivitas berbahaya selama bekerja.

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dan Penginderaan Jauh Untuk Analisis Potensi Tingkat Kekeringan Lahan Pertanian Kabupaten Bandung

“Selanjutnya, PT Semen Gresik menerapkan sistem kokpit yang inovatif untuk mengurangi penggunaan bahan peledak. Hasilnya, tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi sejak awal penambangan,” jelas Vita Mahreni.

Menurut dia, pabrik PT Semen Gresik di Limbang, Jawa Tengah ramah lingkungan dan dilengkapi teknologi generasi terkini berstandar internasional. Misalnya saja penggunaan kantong penyaring sebagai pengumpul debu untuk mengendalikan polusi udara. Selain itu, terdapat sistem konveyor sabuk panjang dengan penggerak regeneratif yang dapat menghemat listrik hingga 20%.

Selain praktik manajemen operasional yang unggul dan berwawasan lingkungan, PT Semen Gresik terus melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di seluruh perusahaan melalui berbagai program, antara lain Edupark dan pembangunan infrastruktur. Ia bekerja melalui program FMM di enam desa sekitar perusahaan; di bidang pertanian dengan mendirikan Semen Gresik Sahabat Tani (SGSP); dan di bidang seni melalui Semen Gresik Friends of the Arts (SGSS). , dan Program Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah melalui Rumah BUMN Rembang.

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian

Bagi SIG, pertambangan mempunyai peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pembangunan sosial dan industri. Dampak positif yang diberikan dengan penerapan good mining practice tentu akan lebih optimal. Karena dapat membawa banyak manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan selain menjaga kelestarian lingkungan. Hasilnya, PT Semen Gresik anak perusahaan SIG di Limbang, Jawa, berhasil meraih Penghargaan Terbaik 1 Good Mining Practices (GMP) 2023 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah pada kategori besar. Yogyakarta (15)/4) Departemen Ilmu dan Teknologi Kebumian Program Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis kembali mengadakan seminar online. Workshop GIS ini telah menjadi proyek rutin yang diselenggarakan oleh Proyek Penelitian Sistem Informasi Geografis dan diselenggarakan untuk kedelapan kalinya dengan topik “Manajemen Perkebunan untuk GIS”.

Manfaat Sistem Informasi Geografis Dalam Berbagai Bidang Idmetafora Erp Developer

Acara seminar GIS ini disiarkan langsung melalui ruang konferensi online menggunakan Zoom dan disiarkan langsung di channel Youtube UGM, Instagram @str__ugm dan platform milik program sarjana Sistem Informasi Geografis Terapan Fakultas Teknik Tanah. Facebook “UGM”. Workshop ini dibagi menjadi tiga sesi, sesi pertama bertajuk “GIS in Precision Agriculture” dan dibawakan oleh Sarah Dwi Kurniarto, S.Si., M.Si. (spesialis fotografi udara dan pengolahan gambar) dilakukan oleh. Pada sesi kedua, narasumber “Peran GIS dalam industri tanaman” dibawakan oleh Aman Mustika, S.T., M.M. Dibahas selaku ketua Jakarta Growers Club, kemudian pada sesi ketiga S.T. (CV. Direktur Altez GeoSpatial) Barlin Harahap memaparkan materi pada acara tersebut. “Pemanfaatan Citra Udara dan GIS di Perkebunan Kelapa Sawit” WIB dimulai pada pukul 10.00 dengan Kalentya Larasati Sheila Hadi (mahasiswa AP 2020) sebagai moderator dan staf.

Pada sesi pertama materi dibacakan oleh Sarah Dwi Kurniarto, MSc. Dijelaskan bahwa GIS dapat mengimplementasikan pertanian presisi pada industri penanaman dengan dukungan informasi spasial, sumber daya manusia, teknologi dan perencanaan tata ruang. Beliau juga menjelaskan unsur-unsur GIS pada industri penanaman antara lain software, hardware, data spasial, pemrograman spasial, serta kebutuhan teknis geospasial dan sumber daya manusia. Hal ini berkaitan dengan bagaimana data spasial diproses untuk membuat keputusan yang mendukung pertanian presisi. Big data, IoT, pembelajaran mesin, kecerdasan buatan, dan GIS merupakan komponen utama yang mendukung pertanian presisi di Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0.

Aman Mustika, S.T., M.M. Pada sesi kedua yang dimoderatori, beliau menjelaskan peran GIS dalam industri perkebunan, khususnya pada produk kelapa sawit, karet, dan tebu. Selain itu, peran GIS sangat berguna dalam berbagai operasional perkebunan, termasuk pemetaan perkiraan hasil produk dan pemahaman situasi sebenarnya di perkebunan serta dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan. GIS juga dapat digunakan untuk memantau kondisi vegetasi lapangan secara real time untuk memudahkan pengolahan data lebih lanjut.

S.T. Sesi ketiga yang dipimpin oleh Barlin Harahap menjelaskan pentingnya GIS dalam perencanaan, inspeksi dan pemantauan perkebunan khususnya kelapa sawit. Pemanfaatan foto udara dan GIS di bidang perkebunan kelapa sawit untuk monitoring dan verifikasi berbagai perkebunan kelapa sawit, termasuk sensus (penduduk dan produksi), pemetaan topografi, survei banjir, inventarisasi (kolom HGU) juga dapat digunakan. dan infrastruktur) dan mengidentifikasi fenotipe tanaman.

Pdf) Pemanfaatan Data Spasial Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografi (sig) Untuk Pemantauan Bidang Kehutanan

Sesi penuh makna diakhiri dengan diskusi dan sesi tanya jawab dengan partisipasi aktif dari peserta seminar. Workshop berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan diikuti lebih dari 300 peserta melalui kanal Zoom dan YouTube. Di akhir acara ditampilkan topik sepuluh besar penanya, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta dan pengisi acara berdasarkan catatan acara.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai catatan acara, materi dan sertifikat terkait acara ini, silahkan kunjungi portal acara GIS Workshop #8: http://ugm.id/Webinar8

[ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. — [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Setuju/Setuju Gis merupakan alat yang memudahkan khususnya dalam pemetaan, dimana seseorang tidak harus langsung menuju lokasi atau berinteraksi secara langsung.

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Pertanian

Gis sendiri menggunakan banyak alat untuk memudahkan pencitraan luar angkasa, termasuk satelit, juga menggunakan suara untuk mengukur kedalaman laut, dan juga dapat digunakan dengan alat seperti laser. mencari tahu seberapa jauh jaraknya.

Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Atau Sig

Tujuan utama penggunaan sistem informasi spasial adalah untuk memudahkan pengolahan dan penyimpanan data sebagai atribut suatu tempat atau objek. Fitur data terpenting yang digunakan dalam sistem informasi spasial adalah informasi spesifik lokasi (Dulbahri, 1993).

Aplikasi GIS juga sangat berguna dalam memantau kondisi lingkungan di kawasan pertanian, seperti mengidentifikasi kawasan yang siap berproduksi dan terkena hama dan penyakit. Pemantauan ini dilakukan dari jarak jauh melalui program yang dilengkapi dengan sistem pemantauan.

Penerapan GIS di bidang pertanian khususnya terhadap penyakit tanaman dan hama serangga. Salah satu contohnya adalah memetakan penyebaran penyakit lama atau baru di berbagai wilayah untuk pencegahan dengan menggunakan sistem informasi geografis. Di bidang penyakit tanaman dan hama serangga, sistem informasi spasial digunakan untuk pencegahan dan pengendalian dini regional. GIS dapat memprediksi timbulnya penyakit dengan lebih baik.

Salah satu contohnya adalah memetakan penyebaran penyakit lama atau baru di berbagai wilayah untuk pencegahan dengan menggunakan sistem informasi geografis. Di bidang penyakit tanaman dan hama serangga, sistem informasi spasial digunakan untuk pencegahan dan pengendalian dini regional. GIS dapat memprediksi timbulnya penyakit dengan lebih baik.

Pemanfaatan Sig Dalam Bidang Tertentu

Selain itu, GIS juga dapat digunakan untuk keperluan lain seperti pemetaan luas wilayah suatu wilayah yang patut untuk diteliti, karena geografi merupakan ilmu yang mempelajari fenomena alam dan sosial dari sudut pandang regional dan regional. dari, misalnya:

Dan kemudian gunakan informasi tersebut untuk mencari tahu caranya

Manfaat sig dalam bidang lingkungan, manfaat sig dalam bidang sosial, pemanfaatan sig dalam mitigasi bencana, manfaat sig dalam berbagai bidang, manfaat sig dalam pertanian, pemanfaatan tik dalam bidang pertanian, manfaat sig dalam bidang kehutanan, manfaat sig dalam bidang pertanian, manfaat sig di bidang pertanian, sig dalam bidang pertanian, aplikasi sig dalam bidang pertanian, pemanfaatan sig dalam bidang sumber daya alam

Leave a Comment