Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral – Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah Arfin Tasrif sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2019-2024 di Istana Negara pada Rabu pagi (23 Oktober). Usai pelantikan, Arifin Tasrif diberikan tempat duduk di Ruang Sarulla Kementerian ESDM oleh Ignatius Jonan.

Saat Arifin Tasrif tiba di gedung Kementerian ESDM, disambut hangat oleh Ignatius Jonan dan Arcandra Tahr di lobi Gedung Heritage. Setelah istirahat sejenak, rombongan kemudian berpindah ke ruang Sarulla yang dipenuhi pejabat dan pemangku kepentingan Kementerian ESDM. Sepanjang perjalanan, mereka menyapa para pekerja yang berbaris menyambut Menteri Arifin, Ignacius Jonan, dan Arcandro Tahar.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Mantan Wakil Menteri ESDM Arkendra Tahar diberi kesempatan menyampaikan pidato pertama. Arcandra mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerja samanya selama ini.

Ministry Of Energy And Mineral Resources

“Saya berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan di ESDM yang telah bekerja sama dengan baik selama kami mengabdi di sini. Kami berharap apa yang telah kami lakukan dapat berkontribusi pada pekerjaan baik kami. Di dunia bisnis, saya juga mengucapkan terima kasih atas pengertiannya. Kita yang melakukan apa yang kita lakukan ditentukan oleh hukum” – hukum. Menurut kami, hal ini sudah sesuai dengan aturan yang ada. “Jika ada yang kurang, kami mohon maaf,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arakandra juga mengucapkan selamat kepada Arifin Tasrif atas amanah barunya. “Mudah-mudahan ESDM bisa maju. Insya Allah kementerian ini akan terus maju dan menjadi penjaga kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Senada dengan Arcandra, Ignatius Jonan juga mengucapkan selamat kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif dan mengucapkan terima kasih atas dukungannya dalam memimpin Kementerian ESDM. Jonan merasa lega karena petugas yang menggantikannya adalah teman lama. “Saya senang bisa menggantikan teman lama. Saya sudah mengenalnya selama 20 tahun. Pak Tasrif tidak menua. Betapa aku semakin tua,” canda Jonan.

Jonan yakin Kementerian ESDM semakin maju di bawah kepemimpinan Arifin Tasarif yang sudah tidak asing lagi di bidang ESDM. Kami berharap program-program pro-kemanusiaan yang telah dilaksanakan selama ini dapat dilanjutkan.

Menteri Esdm Beberkan Tantangan Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Mengakhiri pemaparannya, Jonan menyampaikan bahwa Kementerian ESDM menghadapi beberapa tantangan dan perlu perhatian khusus, seperti harga gas, B30, dan harga listrik. “Nanti harus hati-hati supaya tidak jadi masalah nanti,” ujarnya. (TW) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Bahasa Indonesia: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia,

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral) adalah kementerian Indonesia yang bertugas membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam urusan pemerintahan yang berkaitan dengan energi dan sumber daya mineral.

Dalam sejarah sebelum tahun 1945, organisasi pertama yang bergerak di bidang pertambangan di Hindia Belanda adalah Kementerian Pertambangan (Dist van de Mijnbo).

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Setelah pendudukan Jepang di Hindia Belanda pada tahun 1942, bangkai kapal tersebut berganti nama menjadi Departemen Survei Geologi (地質电视除, Chisitsu Chosajo).

Menteri Esdm: Apbn Untuk Menyelesaikan Program Bersentuhan Langsung Dengan Masyarakat

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada Jawatan Tambang dan Geologi (Jawatan Tambang dan Geologi) yang ditempatkan di bawah Kementerian Kemakmuran pada tanggal 11 September 1945.

Pada tahun 1952 lembaga ini menjadi bagian dari Kementerian Perindustrian. Diubah menjadi Direktorat Pertambangan yang terdiri dari Badan Pelayanan Pertambangan dan Badan Pelayanan Geologi. Setelah tahun 1957, Kementerian Perekonomian dipecah menjadi Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian, dan Pusat Administrasi Pertambangan diubah menjadi Pelayanan Pertambangan dan Geologi.

Pada tahun 1961, pemerintah mendirikan Institut Minyak dan Gas Bumi yang merupakan bagian dari Kementerian Perindustrian Primer dan Pertambangan. Pada tahun berikutnya, Institut Geologi dan Pertambangan diubah menjadi Direktorat Geologi dan Pertambangan. Pada tahun 1963, Institut Minyak dan Gas Bumi diubah menjadi Direktorat Minyak dan Gas Bumi, di bawah yurisdiksi Wakil Menteri Pertambangan dan Perusahaan Pertambangan Negara.

Dua tahun kemudian, pada tahun 1965, Departemen Perindustrian Primer/Pertambangan dipecah menjadi tiga departemen: Departemen Industri Primer, Departemen Pertambangan, dan Departemen Urusan Minyak dan Gas Bumi. Pada bulan Juni 1965, Menteri Minyak dan Gas Bumi memimpin pendirian Institut Minyak dan Gas Bumi. Pada tahun 1966, Kementerian Minyak dan Gas Bumi digabung dengan Kementerian Pertambangan dan Minyak dan Gas Bumi, yang membawahi Kementerian Minyak dan Gas Bumi. Pada kabinet Ampera, Kementerian Migas dan Kementerian Pertambangan dilebur menjadi Kementerian Pertambangan.

Hut Katadata 9: Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Ri

Pada dekade berikutnya (1978), Kementerian Pertambangan diubah menjadi Kementerian Pertambangan dan Energi. Departemen Pertambangan dan Energi diubah namanya menjadi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral pada tahun 2000. Pada tahun 2019, Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 mengubah nama “Departemen” menjadi “Kementerian”.

Berdasarkan Perpres Nomor 97 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2021, 5 Tahun 2022, 6 Tahun 2022 , 7/2022 dan 8/2022, Kementerian antara lain: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral () Arifin Tasrif bertindak cepat setelah dilantik Presiden Joko Widodo meneruskan kepemimpinan Konduktor Ignatius Jonan. Arifin mengatakan, langkah penataan sektor ini untuk lima tahun ke depan didasarkan pada prinsip C “CASEP”.

“Saat saya masuk (kementerian), saya membuat formulanya dengan cepat, akurat, dan produktif. Saya memanggilnya ‘Sesep’ sejak saya sekolah di Bandung,” kata Arifin kepada pegawai Kementerian di Bandung, Jumat (03/01). . ).

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Sebagai pionir penyelenggaraan pelayanan publik, Arifin menjelaskan sistem birokrasi yang panjang di lembaga pemerintah seringkali menghambat pekerjaan. Untuk itu, dia menginstruksikan agar seluruh pekerjaan segera diselesaikan.

Menteri Esdm: 3 Kementerian Saat Ini Tengah Merampungkan Aturan Turunan Ekspor Pasir Laut

“Yang dikenal dalam suatu kementerian atau aparatur sipil negara adalah birokrasi. Saya tidak tertarik dengan birokrasi, yang penting cepat. Bisa lewat jalur (birokrasi), yang penting cepat. Kita harus punya tujuan.” “Saatnya kita menjalankan tugas,” tegas Arifin.

Kecepatan ini harus diimbangi dengan presisi tinggi. Arifin ini bermaksud memastikan setiap karya relevan dengan konteks dan terkontrol dengan baik. “Terkadang, bergerak terlalu cepat dapat menimbulkan kelalaian dan banyak kesalahan sehingga perlu diimbangi dengan konteks yang ada,” imbuhnya.

Prinsip kerja utamanya adalah produktif. Oleh karena itu Arifin menyarankan agar setiap pengaturan kerja diterapkan secara fleksibel agar tidak membebani karyawan. “Jika aturan ini membatasi kami dan tidak menjadikan kami kreatif dan inovatif, kami akan segera mengubahnya,” jelas Arifin.

Melalui prinsip kerja “CESSEP” di atas, Arifin berharap hasil dari setiap karyanya dapat membawa nilai tambah dan manfaat yang besar bagi masyarakat. “Jadikan Cesep sebagai wahana untuk kepentingan bersama. Itu yang saya harapkan dari saudara-saudara di pelayanan,” harapnya.

Besok Menteri Esdm Akan Buka Ekspo Balitbang Esdm 2020 » Berita Energi & Minerba Hari Ini

Implementasi “Sesep” segera dilakukan oleh Rfin dengan berkoordinasi dengan seluruh kepala departemen Kementerian untuk menyusun program strategis dengan tujuan kerja yang jelas.

“Saya mencari program cepat yang bisa dibuat dalam waktu singkat. Jangka pendek dalam waktu 6 bulan, jangka menengah 2 tahun, jangka panjang tidak lebih dari 5 tahun. Saya berharap program ini benar-benar realistis dan dapat dicapai serta melampauinya. Memberi nilai lebih.” Vs. “Kami berharap bisa segera diimplementasikan,” tutupnya. (T/A)

Program Subsektor Ketenagalistrikan 2024: di atas 50% anggaran… Sabtu, 20 Januari 2024 Administrasi Perizinan Air Tanah, Survei Geologi memproses 8.047 izin Sabtu, 20 Januari 2024 Survei Geologi mengidentifikasi sebaran 47 sumber daya mineral kompleks, Sabtu, 20 Januari, 2020 2023 Pengunjung Museum Geologi Capai 500.000 Orang Jumat 19 Januari 2024 Kinerja Badan Geologi 2023: Fokus Empat Pilar Pembangunan Geologi Jumat 19 Januari 2024 Peningkatan Daya Saing, 70.000 Orang Selesaikan Pelatihan. Kunjungan bilateral ke Swiss, Minggu (22 Mei), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup, Transportasi, Energi, dan Komunikasi Simonetta Sommaruga di House of Switzerland di Davos, Swiss. Pertemuan bilateral tersebut merupakan rangkaian acara dalam rangka World Economic Forum 2022.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

Arifin dalam keterangan tertulisnya, Senin, mengatakan pertemuan itu antara lain untuk melobi kemungkinan kerja sama pasokan produk energi gas ke negara-negara Eropa. Seperti diketahui, Eropa saat ini bergantung pada pasokan gas pasca sanksi terhadap Rusia.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (esdm) Purnomo Yusgiantor

“Konflik (Rusia-Ukraina) yang terjadi saat ini telah meningkatkan harga energi dan menyebabkan kesulitan pasokan. “Kami menanyakan kepada Indonesia tentang kemungkinan mengalokasikan LNG-nya ke Eropa,” kata Arifin.

Arifin Tasrif mengatakan banyak permasalahan yang dibahas dalam pertemuan kedua belah pihak, termasuk peluang kerja sama di bidang energi. Ia mengatakan, pemerintah Swiss mengapresiasi kemajuan Indonesia dalam transisi energi dan pengembangan sumber energi baru terbarukan.

“Sebelumnya beliau menyampaikan bahwa kemajuan Indonesia dalam transisi energi dinilai sangat baik. Sudah ada peraturan untuk panel surya di atap. “Akan dikeluarkan Perpres tentang tarif EBT dan program lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, kerja sama pelatihan insinyur handal juga dibahas dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, sembilan calon politeknik teknik asal Indonesia sedang menjalani pelatihan peningkatan kapasitas di Swiss.

Daftar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Indonesia

Diskusi lebih lanjut mencakup potensi kolaborasi pengembangan teknologi mikrohidro untuk pembangkit listrik. Arifin mengatakan kerjasama ini terjalin pada tahun 2006.

“Tetapi sejak tahun 2008 sudah berakhir dan teknologi yang sebelumnya dikembangkan bersama sekarang dipasang di Swiss. “Saya minta dihidupkan kembali semangat kerja sama yang diperbarui seperti dulu, agar kita bisa mengembangkan pembangkit listrik tenaga air skala kecil, terutama untuk daerah-daerah terkecil dan terpencil,” tutupnya. (Hati)

JAKARTA – Menurut Dewan Energi Nasional (DEN), pemerintah Indonesia mengalokasikan Dana Cadangan Darurat Energi (CPE) senilai Rp69 triliun hingga tahun 2035 untuk meningkatkan ketahanan energi negara. Menurut sekretaris…

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral

JAKARTA – PT PLN (Persero) akan mengoperasikan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen (HRS) pertama di Indonesia di Senayan, Jakarta. Penyelesaian HRS dijadwalkan pada Februari 2024 dan akan…

Menteri Esdm: Fokus Ri Bangun Pembangkit Listrik Ebt Jadi Kesempatan Baru Untuk Pelaku Usaha

Jakarta – Sekretaris Jenderal Dewan Energi

Dinas energi dan sumber daya mineral, sumber daya energi terbarukan dan terbesar energinya, peraturan menteri energi dan sumber daya mineral, kementerian energi dan sumber daya mineral republik indonesia, alamat kementerian energi dan sumber daya mineral, departemen energi dan sumber daya mineral, logo energi dan sumber daya mineral, kementrian energi dan sumber daya mineral, energi dan sumber daya mineral, nama menteri energi dan sumber daya mineral, kementerian energi sumber daya mineral, energi sumber daya mineral

Leave a Comment