Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli – Penulis: Addi M Idhom, – 30 Agustus 2021 23:30 WIB | Diperbarui pada 31 Januari 2022 pukul 12:32 siang ET

Kelompok sosial adalah gabungan dua orang atau lebih yang mengidentifikasi diri sebagai bagian dari suatu kelompok dan berinteraksi satu sama lain.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Sebagai makhluk sosial, manusia seringkali hidup berkelompok. Pengelompokan yang terjadi dalam masyarakat, baik dalam skala kecil maupun besar, mengarah pada terbentuknya kelompok sosial. Karena erat kaitannya dengan kehidupan manusia, kelompok sosial menjadi topik penting dalam sosiologi.

Website Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

Kebanyakan orang hidup berpasangan dan berkeluarga. Banyak juga yang mempunyai lingkaran pertemanan dalam berbagai bentuk, seperti organisasi, klub, perkumpulan keagamaan, perkumpulan bisnis, kegiatan pendidikan, dan lain-lain.

Pengalaman interaksi dalam berbagai bentuk kelompok sosial kemudian membentuk cara individu berpikir dan bertindak. Oleh karena itu, banyak sosiolog yang menaruh perhatian pada topik ini untuk memahami bagaimana individu dalam masyarakat dibentuk oleh kelompok sosialnya, dan sebaliknya. Apa itu kelompok sosial? Secara umum dalam sosiologi, pengertian kelompok sosial adalah gabungan dua orang atau lebih yang mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari suatu kelompok dan saling berinteraksi. Definisi ini mengacu pada penjelasan John J. Macionis dalam bukunya,

Definisi di atas masih sangat luas. Tidak mudah merumuskan definisi kelompok sosial, mengingat banyak aspek yang berkaitan dengan konsep tersebut. Oleh karena itu, muncullah beberapa definisi kelompok sosial yang dikemukakan oleh para ahli.

Pada dasarnya, ketika lebih dari satu orang bergabung bersama, sebuah kelompok akan terbentuk. Namun tidak semua kelompok masyarakat layak disebut kelompok sosial menurut standar sosiologi.

Kelompok Sosial Pengertian Dan Contohnya

Macionis mencontohkan, perempuan, tentara, ulama, kaya, beragama tidak termasuk dalam kelompok sosial karena istilah-istilah tersebut mengacu pada kategori. Meskipun orang-orang yang termasuk dalam kategori tersebut mempunyai status atau identitas yang sama, namun mereka tidak saling mengenal karena kurangnya interaksi.

Selain harus dibedakan dari kategori sosial, kelompok sosial juga tidak sama dengan massa sosial. Kerumunan mengacu pada kumpulan orang-orang yang berada di tempat dan waktu yang sama, namun tidak berinteraksi secara intensif satu sama lain. Contohnya adalah kerumunan orang di sebuah stadion yang menonton pertandingan sepak bola atau mereka yang berada di bioskop yang sama.

(2005:83) menjelaskan bahwa konsep kelompok mempunyai arti khusus dalam sosiologi yang berbeda dengan penggunaan kata tersebut dalam bahasa sehari-hari. Dalam percakapan biasa, sekelompok orang yang mayoritas mungkin disebut kelompok. Namun, dua orang atau lebih yang berdekatan secara fisik tidak selalu disebut kelompok dalam pengertian sosiologis.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

“Secara sosiologis, kelompok sosial adalah kumpulan orang-orang yang berinteraksi secara teratur berdasarkan kesamaan kepentingan dan mengembangkan rasa memiliki yang membuat mereka merasa berbeda dari kelompok lain. Mereka membentuk hubungan sosial,” tulis Stolley.

Apa Itu Kelompok Sekunder? Ini Pengertian Dan Contohnya

Semua kelompok sosial memiliki unsur definisi di atas. Sekali lagi, merujuk pada penjelasan Stolley, sejumlah kelompok sosial juga mengembangkan solidaritas dan loyalitas antar anggotanya.

Menguatnya rasa memiliki terhadap kelompok ini seringkali menimbulkan permusuhan terhadap kelompok lain. Pandangan prasangka mudah muncul sehingga masyarakat lebih memilih anggota in-group dibandingkan anggota out-group.

Jenis-Jenis Kelompok Sosial dan Contohnya Ada banyak jenis kelompok sosial yang telah diidentifikasi oleh para sosiolog. Besarnya perhatian para ahli di bidang ini terhadap kelompok sosial telah melahirkan kategorisasi yang berbeda-beda.

Berbagai jenis kelompok sosial diklasifikasikan berdasarkan sejumlah faktor. Adanya kategorisasi yang berbeda-beda ini disebabkan oleh perbedaan cara pandang para ahli dalam menganalisis kelompok sosial.

Kategori Seseorang Dikatakan Miskin Ekstrem

Sosiolog Charles Horton Cooley (1864-1929) membagi kelompok sosial menjadi dua kategori, yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Pembagian ini didasarkan pada pentingnya kelompok bagi anggotanya. Perbedaan makna bisa saja timbul akibat tidak seimbangnya derajat interaksi sosial.

, kelompok utama. Menurut Cooley, kelompok primer memegang peranan paling penting dalam kehidupan banyak orang. Kelompok primer biasanya berukuran cukup kecil dan terdiri dari orang-orang yang biasanya terlibat dalam pertemuan emosional tatap muka dalam jangka waktu yang lama.

, kelompok sekunder. Cooley berpendapat bahwa kelompok sekunder biasanya beranggotakan lebih besar dan bersifat impersonal.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Subkelompok juga dapat dibentuk untuk tugas-tugas tertentu dalam waktu terbatas. Oleh karena itu, Cooley melihat kelompok sekunder memiliki fungsi instrumental dibandingkan fungsi ekspresif, sehingga perannya lebih bersifat bertujuan daripada emosional.

Bank: Apa Itu, Fungsi Umum Dan Khusus, Serta Jenis Jenisnya

Anggota kelompok sekunder tidak memiliki loyalitas dan perasaan yang kuat terhadap satu sama lain. Hal ini dikarenakan setiap anggota menghargai hubungannya dengan anggota lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang terbatas.

Contoh kelompok sekunder adalah pegawai yang bekerja di kantor, orang-orang yang berdiskusi dalam seminar, mahasiswa yang belajar bersama di kelas, dan lain-lain.

Sosiolog Jerman Ferdinand Tonnies (1855-1936) membagi kelompok sosial menjadi dua jenis kategori, yaitu paguyuban dan patembayan. Pembagian yang dilakukan Tonnies didasarkan pada sifat ikatan antar anggota suatu kelompok sosial.

Menurut Tonnies, komunitas adalah suatu kelompok sosial yang anggota-anggotanya mempunyai ikatan batin yang murni, alamiah, sangat kuat dan langgeng.

Gejala Sosial: Klasifikasi, Karakteristik, Dan Contohnya

Meskipun hubungan antar anggota komunitas bersifat informal, namun mereka menjalani kehidupan bersama secara intim, privat, dan eksklusif. Hubungan antar anggota suatu komunitas sering kali didasarkan pada ikatan darah, namun bisa juga didasarkan pada kesamaan pemikiran dan kedekatan geografis.

Contoh masyarakat berdasarkan ikatan darah adalah keluarga dan klan. Sedangkan contoh perkumpulan yang berdasarkan kedekatan dengan tempat adalah Rukun Tetangga, Rukun Warga, Kelompok Tani Desa, dan lain-lain. Contoh komunitas yang memiliki kesamaan pandangan adalah komunitas penggemar sepak bola, komunitas bersepeda, organisasi politik berbasis agama dan lain-lain.

. Patembayan merupakan kelompok sosial yang ikatan antar anggotanya tidak terlalu kuat karena hubungan dan interaksinya terjalin dalam jangka waktu yang singkat.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Di patembayan, struktur kelompok bersifat mekanis dan hanya mempengaruhi pikiran. Hal ini meresmikan hubungan antar anggota Patembayan dan memperhatikan nilai guna dari interaksi dan komunikasi yang berlangsung.

Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Ciri Ciri, Syarat, Dan Faktor Terbentuknya

Emile Durkheim membagi kelompok sosial menjadi 2 jenis berdasarkan jenis solidaritas yang membentuknya. Kedua hal tersebut adalah solidaritas mekanis dan solidaritas organik.

, kelompok sosial berdasarkan solidaritas mekanis. Durkheim percaya bahwa solidaritas mekanis merupakan ciri masyarakat sederhana. Dalam masyarakat solidaritas mekanis, peran seluruh anggotanya adalah sama. Oleh karena itu, ketidakhadiran salah satu anggota kelompok dapat segera digantikan oleh anggota lainnya.

Pada kelompok ini yang diutamakan adalah kesamaan antara perilaku dan sikap. Tidak ada perbedaan yang diperbolehkan. Semua anggota grup wajib diisi

, kelompok sosial berdasarkan solidaritas organik. Menurut Durkheim, solidaritas organik tumbuh dan menyatukan masyarakat dalam masyarakat yang sudah kompleks. Masyarakat menjadi semakin kompleks karena adanya pembagian kerja yang terperinci dan disatukan oleh saling ketergantungan antar pihak.

Norma Sosial Berdasarkan Aspek Dalam Masyarakat

Setiap anggota kelompok akan mempunyai peran yang berbeda-beda. Di antara peran-peran yang berbeda tersebut terdapat hubungan saling ketergantungan, layaknya organ biologis. Tautan utama yang menghubungkan masyarakat dengan solidaritas organik adalah kesepakatan yang terjalin antara kelompok profesional yang berbeda.

). Merujuk pada Modul Pengajaran Guru IPS-Sosiologi (2021) yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, W.G. Summer membagi kelompok sosial menjadi dua jenis karena melihat fenomena persaingan antar kelompok dalam masyarakat.

Ilustrasinya antara lain anggapan “kami siswa sekolah X dan mereka siswa sekolah Z” atau “kami warga desa D dan mereka warga desa T”.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Merupakan kelompok yang anggotanya secara fisik menjadi bagian dari kelompok tersebut meskipun tidak selalu bertemu dengan anggota lain. Contohnya adalah kelompok siswa SMA, kelompok pelajar, kelompok pekerja, dan lain-lain.

Lembaga Kajian Gender

Adalah kelompok sosial yang merujuk pada seseorang dan suatu kelompok untuk membentuk kepribadian dan perilakunya. Misalnya kelompok sosial di Amerika yang menjadi rujukan kelompok sosial di Indonesia.

George Simmel membedakan jenis kelompok sosial berdasarkan jumlah anggotanya. Simmel menganalisis kelompok sosial dari seseorang sebagai fokus dari apa yang disebut hubungan sosial

(2005:85) Simmel berpendapat bahwa besar kecilnya kelompok dapat mempengaruhi interaksi yang terjadi di dalamnya. Menurut Simmel, kelompok sosial terkecil terdiri dari 2 orang dan disebut angka dua.

Kelompok yang lebih kecil ini cenderung memiliki hubungan yang paling kuat dan intim antar anggotanya dan akan hilang ketika salah satu anggotanya keluar. Contoh angka dua adalah sepasang pria dan wanita yang hubungannya terikat pada perkawinan.

Teori Belajar Kognitif Menurut Ahli

Menambah anggota juga dapat membuat grup lebih stabil. Simmel mengemukakan, orang ketiga ini dapat bertindak sebagai mediator ketika dua anggota lainnya berbeda pendapat.

Namun penambahan orang ketiga juga memperbesar kemungkinan terbentuknya koalisi melawan satu orang. Orang ketiga juga dapat menimbulkan perselisihan antara dua anggota lainnya.

Menurut analisis Simmel, semakin banyak anggota, semakin stabil suatu kelompok. Namun, hubungan antar orang dalam kelompok tersebut menjadi semakin tidak intim. Semakin besar suatu grup, berarti tidak mudah hilang ketika ada anggota yang keluar atau meninggal.

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Interaksi dengan anggota di luar kelompok juga dapat meningkat seiring bertambahnya jumlah anggota. Kelompok yang jumlah anggotanya semakin banyak juga cenderung mengembangkan struktur formal seperti birokrasi. Contohnya dapat dilihat di berbagai organisasi sosial dan politik. Semakin banyak anggotanya, semakin kompleks pula struktur organisasinya.

Jenis Jenis Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Lengkap Beserta Penjelasannya

Kelompok formal mengacu pada kelompok sosial yang memiliki seperangkat aturan tetap yang sengaja dibuat oleh anggotanya untuk mengatur hubungan mereka. Contohnya adalah organisasi sosial, organisasi politik, organisasi bisnis, dll.

Sedangkan untuk kelompok informal, belum ada struktur organisasi dan peraturan yang jelas. Kelompok informal biasanya terbentuk karena adanya pertemuan berulang-ulang berdasarkan minat dan pengalaman yang sama di antara para anggotanya. Lingkaran persahabatan atau komunitas geng remaja dapat menjadi contoh kelompok informal 1. Mayor Polak mendefinisikan kelompok sosial sebagai sejumlah orang yang mempunyai hubungan satu sama lain sebagai suatu struktur untuk melayani kepentingan bersama. 2. Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, Kelompok sosial adalah sekelompok orang yang sadar akan keanggotaannya dan berinteraksi satu sama lain. 3. Soerjono Soekanto, kelompok sosial adalah perkumpulan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi 4. Hendropuspito, kelompok sosial adalah sekumpulan individu yang nyata, teratur, dan tetap yang membawahinya. peran yang berkaitan untuk mencapai tujuan bersama

Sekelompok atau sekelompok orang yang mempunyai kesamaan ciri dan pola interaksi yang serupa

Pengertian kelompok menurut para ahli, macam macam kelompok sosial menurut para ahli, pengertian kelompok sosial menurut para ahli, definisi kelompok sosial menurut para ahli, masalah sosial menurut para ahli, pemasaran media sosial menurut para ahli, definisi sosial menurut para ahli, pengertian kelompok sosial menurut pendapat para ahli, dinamika kelompok menurut para ahli, sosial media marketing menurut para ahli, kelompok sosial menurut para ahli, sosial menurut para ahli

Leave a Comment